Kamis, 29 September 2011

liburan to pantai madasari

Diposting oleh csuartini di Kamis, September 29, 2011 0 komentar
setiap ada liburan gue selalu nyempetin untuk jalan-jalan ke pantai . tempat favorit yang ga bosen2 untuk dikunjungi adalah pantai . yeaaaaaaaa I LOVE PANTAI . kali ini gue berlibur ke rumahnya (ehm...maaf) *mypacar yg kebetulan rumahnya didaerah pantai , jadi gue bisa sepuasnya keliling tempat-tempat indah , tentunya gratis , hehehe . acara 'munggahan' yg biasa org sunda lakuin sebelum bulan ramadhan gue manfaatin buat maen sepuasnya di pantai Madasari . lokasinya cukup jauh dari pangandaran , namun perjalanan menuju pantai madasari sangaaaaat indah . pagi-pagi dan rombongan temen2 lgsg berangkat ke lokasi.....



at muara bulak benda
takjub melihat pemandangan sekitar, nyempetin dulu berpose sebelum melanjutkan perjalanan. cihuuuy !

pantai madasari

ini dia, pantai madasari yang menyajikan panorama alam yg indah nan eksotis dihiasi dengan pulau-pulau kecil disekitarnya.. 


SO SWAAAAAG !!!

keren yaa...betah berlama-lama disana , keliling pantai sambil maen air  gue ketemu sama binatang ini nih : 

apaan nih ?
 ..ini namanya ubur-ubur , katanya kalo bersentuhan sm kulit bisa gatal-gatal , jangan dicoba ya !




nah kalo yg ini namanya bulu babi , cangkang durinya tajem banget .. tapi isinya berprotein tinggi dan enak juga dimakan mentah , wajib dicoba .

dibalik warna MERAH
berhubung hari semakin siang dan cuaca semakin terik gue pake ni sweater , tapi tiba2 temen-temen gue nyuruh ngelepas itu baju, *menurut mitos orang disitu katanya pendatang ga boleh make baju warna merah . apa bener ? apa betul ? ah...sepertinya gue disangka mau orasi partai kali yakk (hehehe ehm maaf becanda) . karena gue juga takut terpaksa gue nurut nglepas itu sweater .
oke lanjut lagi jalan-jalan disekitar pantai....


sedikit narsis

narsisnya najesssssss syalalala , wkwkwkwkwk !

niru orang-orang ini , lg musim nulis-nulis di pasir..haha

mungkin...karena terlalu asyik dengan duniaku sendiri sampe-sampe lupa bahwa temen-temen lain sedang sibuk nyiapin untuk makan-makan , 


ini namanya liliwetan
entah mereka siapa dan datang dari mana , tapi yg pasti tanpa anda-anda semua gue bakalan kelaperan hihihihiwakwakwakkk...




mangaaat brayy , gue nonton aja deh...


beberapa fans minta foto bareng..



ini doang nih kemampuan gue 

alakadarnya, namun dengan kebersamaan semuanya terasa berbeda... tu wa ga hajaaaaaaarrrrr................!

ajaib...abis dalam sekejap !













Rabu, 28 September 2011

CURUG TUJUH CIBOLANG

Diposting oleh csuartini di Rabu, September 28, 2011 0 komentar
Curug Tujuh Cibolang atau air terjun cibolang adalah Objek wisata air terjun yang
Terletak di Desa Sandingtaman Kecamatan Panjalu, ciamis, jawa barat, lebih kurang 35 km arah utara kota Ciamis. Untuk menuju objek wisata ini dapat menggunakan kendaraan roda dua atau roda empat,
curug tujuh Cibolang ini mempunyai 7 (tujuh) air terjun (curug)di mana setiap air terjun di beri nama curug satu sampe tujuh, ke tujuh curug terdapat pada sebuah bukit di kaki Gunung Sawal. Kita dapat menikmati keindahan dan keasrian ketujuh air terjun tersebut dengan cara mengitari bukit, menapaki jalan setapak mulai dari kaki bukit sampai ke puncak bukit dan kembali lagi.
Untuk mencapai beberapa lokasi air terjun cibolang, anda harus berjalan naik turun perbukitan, makanya siapkan kondisi anda dengan prima, dan disarankan untuk membawa perbekalan makanan. namun anda tak perlu khawatir karena di sekitar curug cibolang juga terdapat warung makanan dan minuman yang tersebar di area wana wisata curug cibolang. Untuk tiket masuk cukup murah hanya 5000 anda sudah bisa mengelilingi ke tujuh curug ini. Meskipun lokasi curug satu dengan yang lainnya sangat berjauhan tapi semua itu akan terbayarkan dengan keindahan alam disekitarnya.
Di curug Cibolang juga tersedia area perkemahan bagi para pengunjung yang ingin menginap dan menikmati dinginnya suasana pegunungan ketika di malam hari.
 
   

Sejarah Kampung Naga Tasikmalaya

Diposting oleh csuartini di Rabu, September 28, 2011 0 komentar





Sejarah Situs Kampung Naga
Kampung Naga berada di Desa Neglasari Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya yang merupakan pusat pengembangan potensi budaya yang terjadi di Kampung Naga merupakan ciri kesederhanaan dan ketaatan akan budaya sendiri sedangkan praktek pembangunannya sendiri mempunyai wawasan lingkungan yang futuristik, baik secara fisik, sosial, ekonomi maupun budaya

Menurut Bupati Tasikmalaya, merasa kagum terhadap masyarakat Kampung Naga karena disana telah ditanam kultur masyarakat yang tidak pernah meminta kepada pemerintah melainkan bagaimana berbuat kepada orang lain karena kekagumannya itu beliau mengeluarkan satu buah buku yang berjudul Masyarakat Kampung Naga Tasikmalaya karena Prof. Dr Ahman Sah. Terdapat tempat-tempat larangan yaitu : 2 hutan larangan, sebelah Timur dan Barat, tempat ini tidak boleh dimasuki oleh seorangpun kecuali pada waktu upacara atau berziarah. Ada satu buah bangunan yang dianggap keramat yaitu “Bumi Ageung” yaitu tempat pelaksanaan rutinitas upacara adat, tempat ini tidak boleh dimasuki kecuali oleh Ketua Adat.

Hari yang diagungkan masyarakat Kampung Naga diantaranya hari Selasa, Rabu dan Sabtu.
Pada bulan Syafar tidak boleh melaksanakan upacara adat atau berziarah. Dalam pembangunan rumah-rumah diatur sedemikian rupa yaitu dengan membujur Timur Barat menghadap ke Selatan, setiap rumah harus saling berhadapan untuk menjaga kerukunan antar warga. Praktek pembangunannya pun mempunyai wawasan lingkungan yang futuristik, baik secara fisik, sosial, ekonomi maupun budaya.

Letak Geografis
Pada Sub Bab ini kami mohon maaf karena data yang kami peroleh tidak lengkap, kami hanya batas wilayahnya saja diantaranya sebelah Timur adalah Sungai Ciliwung, sebelah Barat adalah bukit kecil, sebelah Utara dan Selatan adalah saluran kecil.

Sejarah terbentuknya Kampung Naga
Berdasarkan penelitian yang kami lakukan, kami tidak mendapat informasi apapun tentang Kampung Naga karena kami datang pada hari yang Tabu dimana hari tersebut diharamkan untuk menceritakan sejarah Kampung Naga. Namun kami tetap mencari informasi dari beberapa para pengunjung yang datang tidak pada hari yang diharamkan atau tabu. Menurut informasi dari para pengunjung yang telah kami dapatkan sehingga kami berkesimpulan bahwa pertama kalinya Kampung Naga terbentuk dengan datangnya suku Badui dari daerah Banten, kedatangannya karena diusir oleh kepala suku Badui Banten yang kemudian singgah di Salawu Desa Neglasari dan mendirikan pemerintahan sendiri atau otonomi sendiri dan diberi nama Kampung Naga.

Silsilah atau Keturunan di Kampung Naga
Salah satu budaya atau larangan yang berkaitan erat dengan keturunan adalah pernikahan, dimana setiap warga Kampung Naga yang sudah cukup umur untuk menikah tidak boleh menikah dengan orang dari daerah lain. Mengapa begitu? Karena menurut kebudayaan Kampung Naga hal itu bisa menimbulkan adanya kesenjangan sosial dan bisa membuka celah-celah era globalisasi yang dapat merusak kepribadian atau adat-adat yang masih ada di Kampung Naga, yang masih sangat lekat dengan budaya gotong royong, hormat menghormati, dan mengutamakan kepentingan golongan diatas kepentingan pribadi. Dalam sistem kekerabatan di masyarakat, mengambil garis keturunan ayah (Patrilineal).

Sistem Kemasyarakatan
Sistem kemasyarakatan disini lebih terfokus kepada sistem atau lembaga-lembaga pemerintahan yang ada di Kampung Naga. Ada dua lembaga yaitu :

1. Lembaga Pemerintahan
a. RT dijabat oleh Bapak Isman
b. RK dijabat oleh Bapak Okim
c. Kudus dijabat oleh Bapak Dedi

2. Lembaga Adat
a. Kuncen dijabat oleh Bapak Ade Suherlin yang bertugas sebagai pemangku adat dan memimpin upacara adat dalam berziarah.
b. Punduh pejabat oleh Bapak Ma’mun
c. Lebe dijabat oleh Bapak Ateng yang bertugas mengurusi jenazah dari awal sampai akhir sesuai dengan syariat Islam.

Sistem Bahasa
Dalam berkomunikasi warga Kampung Naga mayoritas menggunakan bahasa Sunda Asli, hanya sebagian orang dalam arti yang duduk di pemerintahan. Adapula yang bisa berbahasa Indonesia itupun masih terlihat kaku dalam pengucapannya.

Sistem Pendidikan
Tingkat Pendidikan masyarakat Kampung Naga mayoritas hanya mencapai jenjang pendidikan sekolah dasar, tapi adapula yang melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi itupun hanya minoritas. Kebanyakan pola pikirnya masih pendek sehingga mereka pikir bahwa buat apa sekolah tinggi-tinggi kalau akhirnya pulang kampung juga. Dari anggapan tersebut orang tua menganggap lebih baik belajar dari pengalaman dan dari alam atau kumpulan-kumpulan yang biasa dilakukan di mesjid atau aula

Pengaruh Hindu Budha
Pengaruh Hindu Budha masih tetap ada dan terlihat sampai sekarang contohnya pada saat acara-acara khusus selalu menggunakan kemenyan yang bisa menimbulkan asam

Pengaruh Islam
Pengaruh Islam masih sangat jelas sekali dan masih paling banyak contohnya dilihat dari segi pakaian, tingkat peribadatan dan tempat peribadatan

Hari-hari Raya
Dalam kurun waktu satu tahun terdapat enam kali upacara adat atau hari raya (berziarah), diantaranya,
1. Bulan Muharam untuk menyambut datangnya Tahun Baru Hijriah
2. Bulan Maulud untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW
3. Bulan Jumadil Akhir untuk memperingati pertengahan bulan Hijriah
4. Bulan Nisfu Sya’ban untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan
5. Bulan Syawal untuk menyambut datangnya Idul Fitri
6. Bulan Zulhijah untuk menyambut datangnya Idul Adha

Kesenian
Terdapat tiga pasangan kesenian di Kampung Naga diantaranya :
1. Terebang Gembrung yang dimainkan oleh dua orang sampai tidak terbatas biasanya ini dilaksanakan pada waktu Takbiran Idul Fitri dan Idul Adha serta kemerdekaan RI. Alat ini terbuat dari kayu.
2. Terebang Sejat, dimainkan oleh 6 orang dan dilaksanakan pada waktu upacara pernikahan atau khitanan massal.
3. Angklung, dimainkan oleh 15 orang dan dilaksanakan pada waktu khitanan massal

Sistem Bangunan /Arsitek
Bangunan-bangunan yang ada di Kampung Naga berbentuk segitiga terdapat 111 bangunan dalam area 1,5 ha yang terdiri dari 108 rumah dan 3 bangunan tempat ibadah, selain itu juga terdapat balai pertemuan dan lumbung padi (Leuit) untuk ukuran kami tidak mendapatkan informasi tapi untuk bahan bangunannya menggunakan bilik-bilik, kayu-kayu, dan lain-lain. Tidak menggunakan semen atau pasir. Semua bentuk, ukuran, alat dan bahan bangunan semuanya sama hal ini menunjukkan adanya keseimbangan dan keselarasan yang ada di daerah tersebut.

Sistem Perekonomian
Dalam sistem perekonomian kami fokuskan kepada mata pencaharian dimana mata pencaharian warga Kampung Naga bermacam-macam mulai dari pokok yaitu bertani, menanam padi sedangkan mata pencaharian sampingannya adalah membuat kerajinan, beternak dan berdagang.

Sistem Politik
Dalam sistem politik kami tekankan pada pemilihan ketua adat yaitu dengan cara bermusyawarah untuk mufakat dimana yang dijadikan kandidat yang akan duduk di pemerintahan adalah orang-orang yang dianggap berpengalaman dan berpengetahuan tinggi dalam bidang-bidang yang ada.


Selasa, 27 September 2011

PANGANDARAN BEACH

Diposting oleh csuartini di Selasa, September 27, 2011 0 komentar



Pangandaran Beach is one of tourism object at Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat.This Beach is on Java South sea and noted at visit Indonesia the year 2008. In consequence, local government through Dinas Pariwisata and Budaya, always corrects and complements various area support facilities at Pangandaran beach
Visitor can enjoy nature panorama of Pangandaran Beach which is beautiful and extent of white sand gradient of its fascinating coast. Two hills flanking Pangandaran Beach makes sea wind and wave ripples is relatively small, so visitor are able to do various activities, like swimming, boating encircles the peninsula, fishing, relaxing along the beach, or only enjoy the natural beauty from hotel, which spreading all over the area. Visitor can also watch sunset and sunrise from the same place.




For visitor who wish to dive, in this area there is marine park with various beautiful flora and fauna..

The road around this coast has paved. All Facilities are accessible with motorbike or bicycle. When night arrives, visitor will remain comfortable resided in Pangandaran Beach, because the area has been equipped with adequate illuminator.

Every weekend, West Java folk art usually performed. In certain months its performed by various event, like intention of fisherman sea Pangandaran in March, nyiar lumar in June, international kite festival (Pangandaran International Kite Festival) in July, decorative boat carnival in August, fishing competition in September, cross country vacation and off road event in October, and celebration party of new year in December.







Location

Pangandaran beach is located in Kecamatan Pangandaran, Sub-Province Ciamis, Province Jawa Barat, Indonesia.

Access

From Bandung, visitor can use route Bandung – Tasikmalaya - Pangandaran. Ithe distance around 236 kilometer. Besides with bus, visitor can entrain until station Banjar. From Banjar, journey is continued with bus until Pangandaran.

From Yogyakarta, visitor can apply route Yogyakarta - Cilacap - Banjar - Pangandaran. the distance around 385 kilometer. Besides with bus, visitor can entrain until station Banjar. From Banjar, journey is continued with bus until Pangandaran.


Accomodation and Facility

In Pangandaran Beach area, there are various supporting facilities, like safe and wide parking bays, hotel with various types, team SAR, camping ground, guide, and tourism information center.

Despitefully, in the area there are other facility, like bank, ATM, money changer, restaurant, booth eats, theater, place of rent of bicycle and tire, ski jet propulsion, telephone-shop, voucher refill, the sailing, and present centre and handicraft outlet.








Source :  Wisata Melayu
Location : District Pangandaran, Sub-Province Ciamis




Me with Blogging

Diposting oleh csuartini di Selasa, September 27, 2011 0 komentar
hallo.hallo.holaaaaa !
selamat datang, welcome to my first blog. anyway, ini adalah blog pribadi gue walaupun sebenernya gue ga suka-sua banget nulis, but on twitter 160 words is not enough to write a bio. maka dari itu gue bakalan muntahin semua unek-unek guedisini. And mungkin menurut kalian para readers (jika ada,haha) ini merupakan blog tersampah yang pernah ada di muka bumi ini. yeaaay gue  juga setuju. 


oke, Lets start with the basics. Banyak temen gue yang bilang kalo prolog ini masih terlalu singkat maka dari itu hari ini gue sunting sedikit deh mengenai diri gue yg sesungguhnya *yeay*. Gue gadis manis yang pengeng jadi artis (namun ga mungkin kesampean) gue punya banyak nama, temen-temen gue,sodara gue terkadang manggil gue cucu, oiv, idung dan bahkan demek.entahlah. apapun namanya gue selalu noleh kalo dipanggil. gue merupakan gadis keturunan sunda asli dengan tinggi badan 165cm dan berat badan yang naik turun tergantung mood. 


biar terkesan panjang mari kita lanjutkan di paragraf 3


gue punya saudara kembar, perasaan gue terhadap adek kembar gue ini naik turun, kadang benci,kadang cinta kadang juga gue ada sedikit rasa hampa *apaapaan* oke lanjut! kecintaan gue sama sodara kembar membuat gue sering menjailinya setiap saat. terkadang perkelahian terjadi sampe-sampe alat rumah tangga beterbangan dirumah. dan orang tua gue, cuman sedikit menggeleng-gelengkan kepala saking bosannya. selain ade kembar, gue juga punya 2 jagoan kecil, dan bandelnyaaaaa minta maap. oke gausah dibahas, kepanjangan. gue cinta banget parents gue, keluarga gue semuamuanyaaa! ehm, gue juga punya kesayangan dan dia udah nemenin hari-hari susah sama bahagia gue hampir 4 taun, yeaaay imissu deddoo ! mmmuaaaacc :*


makin sini gue makin ngelanturr, udahan aja deh ya. daripada lama-lama gue jadi basi entar malah dikerubungin laler. Ini postingan pertama gue, so saksikan terus blog gue ya. masih banyak hal yang lebi sampah dari ini. oke bye!




 

twinsyalala diaries Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei